Senin, 06 Januari 2014

Sepiku~bahagiaku

Kenapa sepi itu tercipta? apa karena ramai ada?
Seperti kenapa ada derita, bila bahagia tercipta... 
apa semua itu juga terlahir untuk saling melengkapi?
Sama seperti kita.. yang mungkin tercipta untuk saling melengkapi. Tapi kenapa sepi harus bertahan lebih lama untukku? Karena kamu kah? kenapa dengan keadaanku yang sekarang? apa aku kesepian ditengah keramaian? Kenapa tak kucoba saja untuk menikmati dan merasa cukup bahagia dengan keadaanku sekarang? apa terlalu sulit membohongi diri sendiri? apa karena aku hanya bersugesti pada sepi? atau pada kamu, yang menjadi alasan sepiku itu? padahal banyak hal ramai lainnya. Apa aku harus membawa diri,sendiri,berdiri... agar aku tak merasa sepi? Lalu, bagaimana caranya? Bisakah yg kusebut kamu ini membantuku? setidaknya dorong aku hanya dengan katamu, mungkin bisa menjadi penguat yang besar untuk hal yang bahkan kecil untuk kamu.
Atau paling tidak ajari aku caranya, akan kucoba lakukan yang kamu ajarkan. Tapi dengan syarat, jangan menyuruhku untuk mencari orang lain. Karena itu percuma. Kuterangkan lagi, itu percuma. Jadi kuminta,jangan lakukan hal yang percuma. Hanya ajari aku,hanya dorong aku. Hanya itu saja yang kamu lakukan. Itu sudah cukup bagiku. Berbahagialah. Walau kamu sendiri, aku akan bahagia karena bahagiaku ada di kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jdilah pembicara dan pendengar yang baik :)

Jdilah pembicara dan pendengar yang baik :)